Merantau jepang ( foreign life in japan )

url

Bukan cita cita bisa kerja dan stay di jepang, semua anak kecil pasti dari kecil bercita cita ingin jadi presiden pilot dokter dsb, begitu juga saya dari kecil sampai remaja enggak pernah berfikir bisa sampai di sini. sebagai orang asing yang tinggal di negara orang kita tentu harus bisa cepat beradaptasi dengan kehidupan kebudayaan masyarakat setempat, gak mau kan kita di anggap aneh di depan mereka kalo kita tidak bisa berbaur dengan mereka.
Ada peribahasa hujan emas dinegeri orang hujan batu dinegeri sendiri tetep nikmat di negeri sendiri. Mungkin saat kita sedang bekerja di LN kita hidup kecukupan bisa nuruti semuA keinginan yg selama ini gak kesampean Karena belum ada dana. Bahkan sekarang di medsos banyk banget TKI yg upload video pamer kehidupan mereka yg berkecukupan, enggk tau motivasi mereka apa bikin video seperti itu. yang pasti tindakan seperti itu hanya akan bikin malu karena sampai para TKI itu balik mereka akan kembali kepada kehidupan standart mereka di Indonesia. Bahkan untuk TKI yang bekerja di Taiwan Hongkong ada beberapa oknum TKI yang menurut saya mengupload hal yang kurang bahkan sangat tidak pantas. cukup dengan mengetik kata kunci “tki hongkong” mesin googling isinya hal hal yg tidak baik dilihat bukan.

Pengalaman tinggal di Jepang membuat saya semakin mengerti makna dari pendidikan yang diberikan orang tua dulu. yang selalu mengajarkan kesederhanaan tentang kehidupan. kebanyakan para TKI yang berada diluar negeri mereka akan lupa asal usul mereka, perubahan akan terjadi setelah mereka menerima gaji yang terbilang besar dibanding gaji bekerja di indonesia. bahkan mereka akan lebih bergaya mewah dibandingkan penduduk asli negara tersebut. yang ujung nya mereka kelihatan malah NORAK di mata penduduk asli negera tsb. saya sendiri hampir ikut ikutan, sebenernya bukan ikut tapi karena baru sampai dan kita belum tahu kondisi disana , perbedaan iklim otomatis membuat kita sulit beradaptasi, saya dulu pertama sampai jepang bulan november , awal musim dingin. saat itu beli jacket musim dingin yg tebal banget. cukup mahal kalau dirupiahkan sekitar 700rb, pake bulu bulu. hahaha anjay bayangin aja saya malu. saya pakai sekitar semingguan saja. karena merasa enggak nyaman, dilihat juga enggak fashionable alias NORAK. pakain sepatu boot . edan kayak artis korea gitu deh. cukup deh curhat soal kacket bulu.

Kehidupan TKI di jepang sendiri bisa dibilng cukup baik karena biasanya sebelum berangkat kita sudah belajar bahasa jepang dahulu, sehingga memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan penduduk lokal. karena di jepang warganya tidak mau belajar bhs inggris mereka malas karna mereka lidahnya enggak bisa mengucap dengan baik. Orang Jepang ternyata konservatif atau tidak mau menyerap secara masif bahasa asing. Misalnya saja, apabila anda berada di Jepang, Anda bakal jarang menemui papan petunjuk apapun yang berbahasa Inggris. Kebanyakan berbahasa Jepang. Jadinya, seorang turis asing akan semakin merasa asing, karena minimnya petunjuk untuk mereka.

Selain itu, apabila Anda, orang asing, ingin menonton bioskop di Jepang. Maka Anda sulit menemui film Hollywood dengan subtitle tertulis. Kebanyakan, hanya ada film Barat yang didubbing berbahasa Jepang. Maka jangan kaget jika nonton film di Jepang, jangan kaget kalau bakal lihat Tom Cruise ngomong bahasa Jepang. Itulah hasil dubbing. Makanya, film-film Barat yang keluar di Jepang itu agak lama, karena harus didubbing terlebih dahulu. makanya saya enggak mau ke bioskop soale entar film e malah jadi enggak syahdu liat margot robbie *harley quinn bilng kimochi hahaha…

Untuk urusan ibadah saya sebagai muslim sangat kesulitan karena selama jam kerja kita dilarang beribadah. yah maklum kita minoritas di sini. untuk ke masjid aja kita perjalanan sekitar 1jam naik kereta itu untuk masjid terdekat. apalagi waktu puasa kita akan sangat kesulitan karena kita tidak menerima toleransi dr perusahaan kita bekerja. untuk fasilitas umum sepertinya selama ini saya masih bisa menikmati sepeeti warga jepang sendiri. namun untuk pelayanan publik seperti sepertinya kita akan sedikit kesulitan karena keterbatasan bahasa kita. karena mereka masih menggunakan bhs jepang, dan biasanya petugas e udah tua gak bisa bhs inggris. secara keseluruhan saya merasa nyaman disini. dan saya suka tinggal dijepang tapi tidak suka bekerja dijepang. hehehe .

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: